Pake e-Filing Itu Praktis, Mudah dan Go Green Lho…

e-filing

Direktorat Jenderal Pajak sejak 2004 telah memperkenalkan program penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) melalui aplikasi elektronik yang dikenal dengan nama e-Filing. Langkah ini mengikuti beberapa negara yang tergolong maju yang telah lebih dulu memperkenalkan e-Filing. Belajar dari pengalaman mereka, Direktorat Jenderal Pajak melihat bahwa penggunaan e-Filing memberikan keuntungan bagi semua pihak, tidak hanya bagi wajib pajak dan otoritas perpajakan saja, tapi juga ramah lingkungan (go green).

Yang pertama dari sisi wajib pajak, pelaporan dengan menggunakan e-Filing memberikan keleluasaan terkait waktu dan tempat. Wajib pajak dapat menggunakan aplikasi e-Filing kapan saja, tidak lagi terbatas pada hari dan jam kerja, karena e-Filing dapat juga diakses pada hari libur dan selepas jam kerja. Wajib pajak juga tak perlu lagi mengantri dan menghabiskan waktunya yang berharga di Kantor Pelayanan Pajak hanya untuk menunggu tanda terima SPT Tahunan.

e-Filing juga memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam mengisi SPT Tahunan PPh-nya. Wajib pajak tidak perlu lagi bingung mengisi SPT Tahunan PPh, karena wajib pajak akan dipandu oleh wizard aplikasi ini.  Dia hanya perlu menjawab pertanyaan yang muncul di layar komputer maupun tablet yang dipakai. Jangan khawatir, bagi wajib pajak yang terbiasa mengisi formulir, mereka juga tetap dapat mempergunakannya.

Bagi Direktorat Jenderal Pajak, penggunaan aplikasi e-Filing juga meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran. Anggaran pengadaan maupun pemeliharaan berkas dapat dikurangi. Demikian pula anggaran untuk mencetak formulir SPT Tahunan dapat diminimalkan. Dari sisi sumber daya manusia, Direktorat Jenderal Pajak yang saat ini sedang kekurangan pegawai dapat memaksimalkan pegawai yang ada untuk meningkatkan pelayanan lain, melakukan penggalian potensi perpajakan dan melakukan penegakan hukum di bidang perpajakan.

Wajib pajak tidak perlu menggunakan kertas dalam menyusun SPT Tahunan PPh-nya apabila menggunakan aplikasi ini. Bandingkan dengan ketika wajib pajak melaporkan SPT Tahunan PPh-nya secara manual. Untuk melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang paling sederhana, 1770 SS, wajib pajak paling tidak membutuhkan dua lembar kertas. Formulir SPT Tahunan PPh Badan 1771, wajib pajak membutuhkan paling sedikit delapan lembar kertas.

Sekarang mari kita berhitung tentang efisiensi penggunaan kertas. Sebagaimana kita ketahui, kertas terbuat dari batang pohon. Mengurangi pemakaian kertas berarti kita turut serta dalam membuat bumi lebih hijau. Data tahun 2012 menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak menerima 9,48 juta SPT Tahunan. Rata-rata satu SPT Tahunan membutuhkan 4 (empat) lembar kertas, jumlah kertas yang terpakai untuk melaporkan SPT Tahunan PPh hampir 38 juta lembar. Bayangkan berapa jumlah pohon yang kita selamatkan jika seluruh SPT Tahunan tersebut disampaikan menggunakan e-Filing?

So terbukti kan? Ngisi SPT pake e-Filing itu mudah, praktis dan go green…

Silahkan Anda Klik Data-Link ini untuk pengisian SPT Tahunan PPh Anda dengan menggunakan e-filling : https://efiling.pajak.go.id/index

Sumber Data : http://www.pajak.go.id/content/article/pake-e-filing-itu-praktis-mudah-dan-go-green-lho%E2%80%A6

Komentar ditutup.

  • My Musics Store 1

  • My Musics Store 2

  • My Musics Store 3

  • Area Permainan (Games Offline) :